Posts Tagged ‘Masalah Kehidupan’
By: Denawi Usman
Yang muncul untuk pertama kali pada saat kita akan merealisasikan harapan kita terhadap suatu perubahan hidup adalah Optimistis dan pesimistis. Maka apabila pemikiran – pemikiran kita yang kita tampilkan lebih banyak rasa khawatir, takut kehilangan modal, terkontaminasi oleh peristiwa-peristiwa kekejaman jaman, dan pemikiran sejenisnya , maka yang akan timbul adalah rasa Pesimistis yang begitu kuat, sedemikian kuatnya sehingga hati kita menetapkan , Hidup apa adanya, bersyukur saja tanpa berupaya, Dream tanpa Action dan mudah menyerah dengan kecongkaan jaman,tantangan. Kalau sudah demikian , jangankan tahun depan, Sampai tua pun kita akan berjalan ditempat, bahkan generasi kita akan hancur diterpa kemelaratan.
Karena begitu kuatnya arus Pesimistis dalam kehidupan kita dan dampak yang ditimbulkan, maka kenapa tidak kita harus berusaha untuk selalu mengedepankan sebuah Hidup yang Optimis, dengan kata lain Jangan hidup di alam Mimpi dengan demikian kita akan bisa merubah Hidup dan Kehidupan kita serta Generasi kita yang akan datang,
Sebuah keoptimisan harus kita ciptakan sedemikian rupa ,dengan merealisasikan Stop dreaming start action sehingga apa yang ada dalam benak pemikiran kita adalah hal-hal yang positif, mulai dari cara berpikir kita, obyek peristiwa yang kita lihat, ataupun kiat-kiat menuju sebuah pengharapan. Untuk menumbuh kembangkan keoptimisan yang ada dalam diri kita, harus senantiasa mengedepankan pola hidup yang seimbang, dalam arti kata bahwa apa yang kita lakukan hendaknya sesuai dengan porsi dan kemampuan kita, tanpa harus memaksakan diri , karena jeratan mimpi. Boleh kita tumbuhkan sebuah impian, karena itu sebuah Motifasi untuk sebuah tujuan hidup, namun yang kadang terjadi adalah impian yang berlebihan diatas kemampuan kita, atau sering kita sebut sebuah Khayalan. Inilah yang harus kita buang jauh-jauh , karena sebuah Khayalan akan meninabobokkan kita sehingga kita menjadi malas untuk Action dan merubah kehidupan , yang menjadi hasilnya adalah sebuah Kemiskinan dan kepesimistisan abadi. Read the rest of this entry »

















