Posts Tagged ‘Beton’

By : Denawi Usman

Beton adalah campuran antara semen pasir dan krikil (split), yang merupakan sala satu konstruksi yang sangat penting dalam struktur bangunan, fungsi dari beton adalah untuk menahan daya desak, sehingga dalam pengerjaan pembuatan beton hendaknya diperhatikan dengan seksama, agar dapat tercapai mutu beton sesuai dengan yang diharapkan.

PERSIAPAN

Sebelum pembuatan beton dimulai, semua alat pengaduk dan alat pengangkut beton harus bersih, sebelum beton dicor lokasi yang akan di cor harus dibersihkan dari kotoran kotoran.

PENGADUKAN

Pengadukan beton pada semua mutu beton, kecuali mutu Bo, harus dilakukan dengan mesin pengaduk, agar pengadukan dapat sempurna, selama pengadukan berlangsung, kekentalan adukan beton harus dijaga, apakah jumlah air pencapur sudah cukup tepat, waktu pengadukan bergantung pada kapasitas pengaduk, tetapi pada umumnya lama pengadukan diambil paling sedikit 1,5 menit setelah semua bahan bahan dimasukan ke dalam drum pengaduk, perhatikan apabila pengadukan sempurna hasil adukan mempunyai warna yang sama.

PENGANGKUTAN

Pengangkutan adukan beton dari tempat pengadukan ketempat pengecoran harus dilaksanakan jangan sampai terjadi pemisahan dan kehilangan bahan, apabila jarak pengangkutan jauh dan memerlukan waktu, adukan beton umumnya harus dicor dalam waktu 1 jam setelah pengadukan dengan air, dan bila diperlukan waktu pengangkutan yang panjang, jangka waktu tersebut dapat diperpanjang 2 jam tetapi adukan beton harus digerakan kontinu secara mekanis, bila diperlukan waktu yang lebih panjang lagi maka diperlukan bahan penghambat pengikatan.

PENGECORAN DAN PEMADATAN

Beton harus dicor sedekat dekatnya ke tujuannya yang terakhir untuk mencegah pemisahan bahan bahan akibat pemindahan adukan di dalam cetakan, sejak pengecoran dimulai, pekerjaan harus dilanjutkan tanpa henti sampai mencapai lokasi yang ditentukan.

Untuk mencegah rongga rongga kosong dan sarang sarang kerikil, adukan beton harus dipadatkan selama pengecoran, pemadatan dapat dilakukan dengan menumbuk numbuk adukan atau dengan memukul mukul cetakan, tetapi dianjurkan untuk menggunakan alat pemadat mekanis (vibrator). Read the rest of this entry »

By : Denawi Usman

beton-disiram-airDalam Melakukan Pekerjaan atau Pembuatan beton Setelah selesai sebaiknya, permukaan beton direndam air atau kalau tidak memungkinkan permukaan tersebut diberi karung goni kemudian disiram air, biarkan permukaan beton lembab selama minimal 7 hari.

Kenapa Permukaan beton yang baru selesai dibuat harus disiram atau dibasahi, hal itu memungkinkan proses hidrasi yaitu reaksi mineral semen dengan air, bisa berlangsung dengan baik untuk menghasilkan kekuatan dan daya tahan beton seperti yang direncanakan.

Kurangnya kelembaban akan membuat mineral semen kurang bereaksi dengan baik untuk menghasilkan karakteristik beton yang dikehendaki .

Terjemurnya beton yang baru selesai terhadap matahari, akan dengan cepat menghilangkan kandungan air yang dibutuhkan didalam beton untuk sempurnanya reaksi sehingga akan menghasilkan mutu beton yang tidak baik, retak dan kerusakan pada permukaan beton.

Berdasarkan hasil kajian, kelembaban yang relative didalam beton yang aptimum untuk reaksi adalah 80% keatas, bila kelembaban beton terpengaruh oleh pengaruh lingkungan hingga turun dibawah 80%, maka reaksi akan terganggu bahkan terhenti sama sekali.

Oleh karena itu menjaga kondisi beton tetap lembab secara kontinyu sampai mencapai mutu beton yang disyaratkan, Jika adukan beton setelah dituang dan dipadatkan, dan tidak dilakukan proses perawatan yang memadai dan hanya dibiarkan terekspos diruang terbuka, maka mutu dan kekuatan beton yang dihasilkan akan berkurang, bahkan bisa mengurangi kekuatan hingga 50% dari nilai rancangan mutu beton.Bahkan perawatan dari beton pada saat selesai dituangkan dalam pekerjaan sehari-hari sering sekali diabaikan, perawatan hanya pada hari pertama, sedangkan hari berikutnya beton dibiarkan kering. Read the rest of this entry »

STRUKTUR RUMAH LANTAI 1 DAN 2

By Denawi Usman

kolom-tingkatPada Bangunan Rumah ada beberapa nama-nama struktur (bagian) yang menompang rumah agar dapat berdiri. Adapun bagian – bagian tersebut adalah sebagai berikut :
1. Bowplank
2. Lantai kerja
3. Onderlah
4. Fondasi
5. Sloof
6. Dinding
7. Plesteran dan Acian
8. Trasram
9. Kolom
10. Ringbalk
11. Plat lantai
12. Balok
13. Kuda-kuda
14. Gording dan Balok nok
15. Papan suri dan kerpus
16. Begesting.

Read the rest of this entry »

Create your own banner at mybannermaker.com!
Spam

Berlangganan Masukan Email:

Delivered by FeedBurner

Subscribe to updates
Linktiger.com - Broken links finding service
   
IKLAN
Image Hosting by PictureTrail.com
Support Doctors Without Borders in Haiti